KNPI Ajak Pemuda Hindari Anarkisme dan Jaga Persatuan Bangsa, Tindak Tegas Oknum Anarkis
Jakarta - Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa, menyerukan kepada para pemuda agar tetap memelihara persatuan bangsa di tengah kondisi politik dan sosial yang penuh dinamika. Ia menegaskan bahwa tindakan anarkis tidak boleh dibiarkan, karena hanya akan menimbulkan perpecahan di masyarakat serta merugikan kepentingan bersama.
Putri menilai, generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus bangsa. Oleh karena itu, mereka harus menunjukkan tanggung jawab moral dengan menjaga praktik demokrasi yang sehat, bukan terjebak dalam aksi provokatif yang berujung pada kekerasan.
“Demokrasi seharusnya dijalankan dengan cara-cara yang baik serta berlandaskan nilai moral. Anarkisme justru dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan memperdalam jurang perbedaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025).
Ia juga menambahkan bahwa sesuai arahan Presiden, KNPI mendukung langkah Kapolri dan Panglima TNI untuk bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan aksi anarkis. Menurutnya, ketegasan aparat sangat penting agar masyarakat merasa terlindungi dan stabilitas nasional tetap terjaga.
“Sesuai perintah Presiden, kami mendukung Kapolri dan Panglima untuk mengambil tindakan cepat, tegas, dan terukur terhadap pihak yang berusaha mengganggu keamanan. Pemuda tidak boleh ikut terseret dalam arus provokasi, karena menjaga persatuan bangsa adalah prioritas utama,” tegas Putri.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa KNPI berkomitmen untuk terus mengawal jalannya demokrasi dengan cara yang bermartabat. Ia mengajak generasi muda untuk mengedepankan dialog, kerja sama, dan musyawarah sebagai jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan.
“Kami yakin, demokrasi yang bermoral akan melahirkan bangsa yang kuat. Mari bersama-sama hentikan anarkisme dan menjaga Indonesia tetap damai,” tutupnya.
Niche Keyword Tag:
Pemuda Indonesia, Demokrasi Bermartabat, Anti Anarkisme, Persatuan Bangsa, KNPI
Mau saya buatkan juga versi short news (berita singkat) untuk dipakai di social media card agar lebih ringkas dan menarik dibaca?