Pelajar Didorong Jadi Garda Terdepan Menjaga Kedaulatan NKRI

Aug 15, 2025 - 22:08
 3
Pelajar Didorong Jadi Garda Terdepan Menjaga Kedaulatan NKRI
Solidaritas Perempuan Milenial Indonesia menggelar seminar bertema “Peran Pelajar dalam Menjaga Kedaulatan NKRI” di SMK 1 Perguruan Cikini, Jakarta Utara, Jum'at (15/08/2025).

Jakarta - Dalam rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Solidaritas Perempuan Milenial Indonesia menggelar seminar bertema “Peran Pelajar dalam Menjaga Kedaulatan NKRI” di SMK 1 Perguruan Cikini, Jakarta Utara, Jum'at (15/08/2025). Acara ini dihadiri ratusan pelajar dan guru, dengan tujuan membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.

Seminar menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ignatius Alvin dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, aktivis sekaligus akademisi Dody Tomagola, serta Ketua Umum DPP KNPI Putri Khairunnisa.

Dalam pemaparannya, Ignatius Alvin menegaskan bahwa masa sekolah adalah periode emas bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri.

“Gunakan waktu di sekolah sebaik mungkin untuk belajar, mengasah kemampuan, dan membentuk karakter. Hak-hak anak yang dijamin oleh konvensi internasional harus diimbangi dengan kewajiban untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Dody Tomagola mengajak para pelajar untuk kritis terhadap perkembangan bangsa.

“Pelajar jangan hanya menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek yang ikut menentukan arah demokrasi. Kritis, peka, dan berani menyuarakan kebenaran adalah bagian dari menjaga nilai kebangsaan,” katanya.

Putri Khairunnisa menambahkan bahwa kedaulatan negara tidak hanya dilihat dari sisi pertahanan militer.

“Menjaga NKRI berarti juga membangun kedisiplinan, karakter kuat, dan cinta tanah air. Jadilah pelajar yang aktif berorganisasi, peduli sekitar, dan mau berkontribusi nyata,” tegasnya.

Diskusi interaktif yang berlangsung hangat memperlihatkan antusiasme tinggi dari para pelajar. Berbagai pertanyaan kritis yang diajukan peserta menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki kesadaran besar terhadap masa depan bangsa.

Solidaritas Perempuan Milenial Indonesia berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, sekaligus meneguhkan peran pelajar sebagai garda terdepan menjaga kedaulatan negara.